Lele Menggantung di Kolam: Penyebab, Cara Mengatasi, Obat Alami

LELE MENGGANTUNG DI KOLAM: PENYEBAB, CARA MENGATASI, OBAT ALAMI

TEROPONG-MEDIA.COM | FLORA & FAUNA - Halo sobat tera, Kali ini kita akan membahas tentang penyebab lele menggantung di atas kolam air dan bagaimana cara mengatasinya serta obat alami apa yang dapat menyembuhkannya. 

Penyebab Ikan Lele Menggantung di Permukaan Kolam

Siapa yang tidak suka dengan ikan lele? Ikan lele memang menjadi salah satu jenis ikan konsumsi favorit di Indonesia. Rasanya yang gurih dan dagingnya yang lezat membuat banyak orang ketagihan untuk mencicipinya. Namun, pernahkah kalian melihat ikan lele yang tampak menggantung di atas kolam air? Nah, dalam artikel kali ini, kita akan membahas beberapa faktor yang menyebabkan fenomena tersebut terjadi.

1. Kualitas Air yang jelek

Pertama-tama, salah satu penyebab utama mengapa lele sering menggantung di atas kolam air adalah karena masalah kualitas air. Seperti halnya manusia, ikan lele juga membutuhkan lingkungan yang nyaman untuk hidup. Jika kualitas air di kolam tidak baik, misalnya terlalu kotor atau tercemar oleh bahan kimia berbahaya, maka lele cenderung menghindari air tersebut. Mereka akan mencoba menggantung di atas kolam agar bisa mendapatkan udara yang lebih segar. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kolam untuk menjaga kebersihan air dan memastikan bahwa kualitas air tetap baik agar lele bisa hidup dengan baik.

2. Suhu Air yang tidak Sesuai

Selain itu, faktor lain yang dapat menyebabkan lele menggantung di atas kolam adalah suhu air yang tidak sesuai. Ikan lele adalah jenis ikan air tawar yang hidup di daerah tropis. Mereka membutuhkan suhu air yang hangat agar dapat bertahan hidup dengan baik. Jika suhu air terlalu dingin atau terlalu panas, lele akan merasa tidak nyaman dan mencoba menghindari air tersebut dengan menggantung di atas kolam. Oleh karena itu, pemilik kolam perlu memastikan bahwa suhu air di kolam tetap stabil dan sesuai dengan kebutuhan ikan lele.

3. Lingkungan

Selanjutnya, faktor lingkungan sekitar juga dapat mempengaruhi perilaku ikan lele. Jika ada gangguan dari predator seperti burung atau hewan lainnya yang sering menyerang lele, maka ikan lele akan mencoba menghindari bahaya dengan menggantung di atas kolam. Hal ini merupakan bentuk pertahanan alami yang dilakukan oleh ikan lele untuk melindungi diri mereka dari ancaman. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kolam untuk menjaga keamanan kolam agar lele merasa aman dan nyaman.

4. Pakan yang kurang (tidak cukup)

Tidak hanya itu, faktor pakan juga dapat mempengaruhi perilaku ikan lele. Jika ikan lele tidak mendapatkan pakan yang cukup di dalam kolam, mereka akan mencari alternatif lain untuk mendapatkan makanan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggantung di atas kolam untuk mencari makanan yang jatuh dari atas. Ini adalah fenomena yang cukup menarik karena ikan lele menggunakan strategi yang unik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kolam untuk memberikan pakan yang cukup agar ikan lele tidak perlu menggantung di atas kolam untuk mencari makanan.

5. Kesehatan

Terakhir, faktor kesehatan ikan lele juga dapat menjadi penyebab mengapa mereka menggantung di atas kolam. Ikan lele seperti manusia juga bisa sakit dan mengalami masalah kesehatan. Jika ikan lele mengalami penyakit atau infeksi, mereka mungkin akan mencoba menghindari air yang tercemar atau tidak sehat dengan menggantung di atas kolam. Oleh karena itu, penting bagi pemilik kolam untuk memantau kesehatan ikan lele secara rutin dan memberikan perawatan yang tepat jika diperlukan.

Mengatasi Lele Menggantung di Permukaan Air Kolam

Setelah melihat penjelasan mengenai lele menggantung di permukaan kolam, selanjutnya kami akan memberikan tips dan solusinya agar sobat tera dapat menanggulangi/mengatasinya dengan baik agar ikan lele kamu tetap sehat dan terhindar dari kematian.

1. Periksa Kualitas Air Kolam

Dalam mengatasi lele yang menggantung di permukaan air kolam, perlu dicatat bahwa ikan lele yang tergantung diam tidak selalu menandakan kondisi kesehatannya buruk. Ikan lele yang sehat juga bisa tergantung karena kondisi lingkungan kolam yang buruk. Salah satu penyebabnya adalah kualitas air kolam yang buruk, karena kotoran dan sisa metabolisme ikan, serta sisa pakan yang dapat memperburuk kualitas air.

Konsentrasi ammonia yang tinggi mudah dideteksi dari bau yang mengganggu di dalam kolam. Sebelum memberikan pakan, sebaiknya lakukan perawatan terlebih dahulu agar ikan kembali segar dan lincah. Solusi awal yang paling mudah adalah dengan mengganti 50% hingga 70-80% volume air kolam, tergantung seberapa parah kondisinya. Jika tidak ingin mengganti air, dapat mencoba solusi lain, seperti memberikan puasa pada ikan selama satu hari. Hentikan pemberian pakan terlebih dahulu. Langkah lain yang dapat dilakukan adalah memberikan cairan probiotik merata ke dalam air kolam secara rutin.

2. Periksa Kesehatan Ikan

Jika sudah dilakukan pergantian air namun ikan masih tetap menggantung, ini bisa menjadi indikasi bahwa ikan tersebut sedang sakit. Penyakit pada ikan dapat dideteksi dari tanda-tanda yang ada. Salah satu tanda yang dapat mengindikasikan bahwa ikan lele sedang sakit adalah perut yang membesar atau kembung. Selain itu, timbulnya benjolan kecil-kecil di kepala ikan juga dapat menjadi tanda penyakit yang umum terkait dengan kualitas buruk air kolam.

Jika jumlah ikan yang sakit belum terlalu banyak, sebaiknya pisahkan ikan yang sakit dari komunitas kolam agar dapat diobati atau diberikan perlakuan lainnya. Untuk penyakit yang menyerang ikan secara massal, segera lakukan langkah identifikasi penyakit dan pengobatan. Obat-obatan berkualitas baik untuk penyakit ikan banyak diproduksi dan dijual di toko. Pastikan membaca petunjuk penggunaan obat dengan seksama.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan kamu dapat mengatasi masalah lele yang menggantung di permukaan air kolam dengan lebih efektif. Jaga kualitas air kolam dan periksa kesehatan ikan secara rutin agar ikan lele kamu tetap sehat dan berkembang dengan baik.

3. Kepadatan Ikan Terlalu Tinggi

Kepadatan ikan yang terlalu tinggi bisa menjadi penyebab ikan lele menggantung di permukaan air. Ketika ikan terlalu banyak di dalam kolam, mereka akan saling berebut dan menyebabkan suplai oksigen berkurang. Akibatnya, ikan lele akan mengambang di permukaan air. Selain itu, kepadatan ikan yang terlalu padat juga dapat mengganggu pertumbuhan lele dan meningkatkan risiko penyakit.

Cara Mengobati Ikan Lele Menggantung


Setelah memahami bagaimana cara mengatasinya, selanjutnya sobat tera perlu mengetahui bagaimana mengobati ikan lele yang menggantung. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, berikut uraian lengkapnya:

1. Memisahkan Ikan Lele Menggantung

Pertama, jika ada ikan lele yang menggantung dan menunjukkan gejala penyakit, sebaiknya segera dipisahkan ke dalam kolam yang berbeda. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit dan mencegah kematian massal. Salah satu cara mengobati penyakit ikan lele adalah dengan mencampurkan bawang putih yang telah dihaluskan ke dalam air kolam. Bawang putih mengandung antimikroba yang dapat membantu menghilangkan infeksi bakteri atau virus penyebab penyakit.

2. Membersihkan Dasar Kolam

Selanjutnya, penting untuk membersihkan dasar kolam secara teratur. Jika ikan lele mengalami masalah kesehatan akibat kualitas air yang buruk, maka pembersihan harus difokuskan pada dasar kolam. Sisa pakan dan kotoran yang terakumulasi di sana harus dihilangkan. Jika tidak dibersihkan secara teratur, kotoran ikan dan sisa pakan akan terus mengotori air kolam. Oleh karena itu, pastikan dasar kolam selalu bersih dan hindari penggunaan zat pembersih dengan kandungan kimia yang tinggi yang dapat berbahaya bagi ikan.

3. Mengganti Air dengan Air Sumur

Selain itu, mengganti air kolam dengan air sumur juga bisa menjadi solusi untuk mengatasi masalah kepadatan ikan. Air sumur memiliki kualitas yang lebih baik dan dapat memastikan kebersihan serta pertumbuhan lele yang optimal tanpa terganggu. Penggunaan air sumur juga dapat meminimalkan risiko penyakit pada ikan karena airnya bebas dari kandungan berbahaya.

4. Perhatikan Kebutuhan Pakan

Pastikan kamu memberikan pakan yang cukup dan sesuai untuk ikan lele. Jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika lele terlihat kurus atau malas makan, ada kemungkinan ada masalah pada sistem pemberian pakan. Coba variasikan jenis pakan dan atur jadwal pemberiannya.

5. Cek Kesehatan Lele Secara Berkala

Lele yang menggantung di permukaan air bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan. Perhatikan apakah ada luka, bintik-bintik, atau gejala penyakit lain pada ikan lele. Jika ikan terlihat sakit, segera pisahkan dari kolam utama dan konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

6. Meningkatkan Kadar Oksigen dalam Air

Kadar oksigen terlarut dalam air adalah hal penting yang perlu diperhatikan untuk menilai kualitas lingkungan hidup ikan. Jika kadar oksigen dalam air berubah dengan cepat dari level yang optimal menjadi level yang mematikan, maka itu dapat membahayakan ikan, termasuk lele. Nah, jika masalah kesehatan lele disebabkan oleh kurangnya oksigen di dalam air, ada beberapa cara kreatif yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya.

Salah satunya adalah dengan memasang alat turbo pro aerator dan kincir sebagai solusinya. Dengan menggunakan alat-alat tersebut, kita dapat meningkatkan kadar oksigen dalam air dengan lebih efektif. Turbo pro aerator dapat menghasilkan gelembung-gelembung udara yang akan membantu oksigen terlarut di dalam air. Sedangkan kincir, selain berfungsi sebagai hiasan di kolam, juga dapat memutar air sehingga oksigen di dalamnya tercampur dengan baik.

Selain itu, kita juga bisa mencoba metode lain yang lebih kreatif dan smart. Misalnya, Sobat tera bisa mencoba menambahkan tanaman air seperti eceng gondok ke dalam kolam lele. Tanaman tersebut tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga berfungsi sebagai tempat berteduh bagi ikan. Selain itu, eceng gondok juga dapat membantu meningkatkan kadar oksigen dalam air karena proses fotosintesis yang dilakukannya.

Jadi, dengan memadukan penggunaan alat turbo pro aerator dan kincir serta menambahkan tanaman eceng gondok, Sobat tera dapat meningkatkan kadar oksigen dalam air kolam lele dengan cara yang kreatif dan smart. Dengan demikian, kesehatan lele pun akan terjaga dengan baik.

7. Jaga Keseimbangan Nutrisi

Ikan lele membutuhkan nutrisi yang seimbang untuk tumbuh dengan baik. Pastikan kamu memberikan pakan yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin yang cukup. Jika perlu, konsultasikan dengan ahli nutrisi ikan untuk mendapatkan rekomendasi pakan yang tepat.

8. Mengontrol Suhu agar Tetap Stabil

Selain menjaga kadar oksigen dalam air, cara lain yang bisa Sobat tera lakukan untuk menjaga kesehatan ikan, termasuk lele, adalah dengan mengontrol suhu air agar tetap stabil. Suhu optimal bagi pertumbuhan ikan berkisar antara 28-30⁰ C. Jadi, jika suhu air berubah-ubah dari panas ke dingin saat peralihan dari siang ke malam, itu bisa menjadi masalah bagi lele.

Untuk mengatasi masalah ini, Sobat Tera bisa menggunakan kolam terpal sebagai tempat budidaya lele. Nah, di bagian bawah kolam terpal tersebut, Sobat Tera bisa memberikan alas berupa sekam padi dengan tinggi sekitar 10 cm sebagai isolator. Alas ini akan membantu menjaga suhu air agar tetap stabil. Sekam padi memiliki sifat isolatif yang baik, sehingga dapat mempertahankan suhu air di dalam kolam.

Selain memberikan alas sekam padi, Sobat Tera juga bisa memanfaatkan tanaman eceng gondok sebagai peneduh bagi ikan. Tanaman ini akan memberikan naungan yang cukup untuk melindungi ikan dari sinar matahari langsung. Selain itu, eceng gondok juga memiliki kemampuan menyerap nutrisi yang berlebihan di dalam air, sehingga dapat membantu menjaga kualitas air kolam lele.

Dengan mengontrol suhu air agar tetap stabil menggunakan alas sekam padi dan memanfaatkan tanaman eceng gondok sebagai peneduh, Sobat Tera dapat menjaga kesehatan lele dengan cara yang kreatif dan smart. Jadi, tidak ada alasan lagi bagi lele untuk menggantung saat suhu air berubah-ubah.

9. Berikan Stimulasi dan Hiburan

Siapa bilang ikan lele tidak butuh hiburan? Berikan mereka mainan seperti tabung PVC atau bola kecil yang mengapung di permukaan air. Hal ini akan membuat mereka lebih aktif dan mengurangi kebiasaan menggantung di permukaan.

Dengan demikian, Sobat Tera dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup lele dengan cara yang kreatif dan smart. Dengan menjaga kadar oksigen dalam air serta mengontrol suhu agar tetap stabil, kesehatan lele pun akan terjaga dengan baik.

Obat Alami Ikan Lele Menggantung

1. Air Garam

Obat alami pertama yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah air garam. Air garam memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu membersihkan luka dan melawan infeksi pada ikan lele. Caranya sangat mudah, cukup tambahkan sejumput garam dapur ke dalam kolam ikan lele Anda. Pastikan untuk menggunakan garam non-iodin, karena garam iodin dapat merusak kualitas air dan kesehatan ikan lele Anda.

2. Bawang Putih

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan bawang putih sebagai obat alami untuk mengatasi masalah ikan lele yang menggantung. Bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antiparasit yang dapat membantu melawan infeksi pada ikan lele. Caranya mudah, haluskan beberapa siung bawang putih dan campurkan dengan air. Kemudian, celupkan ikan lele yang menggantung ke dalam larutan bawang putih selama beberapa menit. Lakukan ini secara teratur untuk hasil yang lebih baik.

3. Daun Sirih

Selain air garam dan bawang putih, Anda juga dapat menggunakan daun sirih sebagai obat alami untuk mengatasi masalah ikan lele yang menggantung. Daun sirih memiliki sifat antiseptik dan antioksidan yang dapat membantu menyembuhkan luka dan melawan infeksi pada ikan lele. Ambil beberapa lembar daun sirih segar, cuci bersih, dan blender dengan sedikit air. Setelah itu, saring dan gunakan air perasan daun sirih tersebut untuk mengobati ikan lele yang menggantung. Lakukan ini secara rutin untuk hasil yang lebih efektif.

Kesimpulan

Dalam budidaya lele, masalah seperti ini sering banget jadi perhatian. Biasanya masalah ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya kualitas air yang kurang bagus atau pemberian pakan yang tidak pas. Tapi tenang aja, dengan langkah-langkah yang tepat, masalah ini bisa diatasi kok sobat.

Pertama-tama, yang penting banget adalah memperhatikan kualitas air di kolam budidaya. Pastiin bahwa suhu air, kadar oksigen, pH, dan kandungan bahan organik di air tetap terjaga dengan baik. Kualitas air yang bagus bakal bantu lele bernapas lancar dan ngurangin kebiasaan mereka buat nongkrong di permukaan air.

Selanjutnya, jangan lupa juga buat perhatiin makanan yang dikasih ke lele. Pastiin makanan yang diberikan sesuai sama kebutuhan lele dan punya kualitas yang bagus. Kalau perlu, bisa juga konsultasi sama ahli pakan ikan biar dapet rekomendasi makanan yang pas.

Selain itu, jangan lupa juga buat perhatiin kondisi lingkungan di kolam budidaya. Pastiin kolam punya sirkulasi air yang bagus dan terjaga dengan baik. Bisa pakai sistem aerasi atau tambahin aerator kalau perlu, biar sirkulasi dan kadar oksigen di air bisa ditingkatkan.

Terakhir, jangan lupa juga buat rutin memantau lele yang suka menggantung di permukaan air. Kalau masalahnya terus berlanjut, lebih baik konsultasi sama ahli budidaya lele atau dokter hewan supaya bisa dapat bantuan dan saran yang lebih spesifik.

Dengan ngambil langkah-langkah ini, Sobat tera bisa mengatasi masalah lele yang suka menggantung di permukaan air dalam budidaya lele Sobat tera. Jadi, pastiin buat selalu perhatiin kualitas air, makanan yang dikasih, dan kondisi lingkungan kolam. Dengan perawatan yang baik, lele Sobat tera bakal tumbuh sehat dan produktif dalam budidaya Sobat tera.

- Teropong Media, Melihat Informasi Lebih Jelas -

Posting Komentar untuk "Lele Menggantung di Kolam: Penyebab, Cara Mengatasi, Obat Alami"