16 Tips Melamar Kerja Bagi Fresh Graduate, Wajib dicoba!

16 TIPS MELAMAR KERJA BAGI FRESH GRADUATE, WAJIB DICOBA!

TEROPONG-MEDIA.COM | TIPS KERJA - Melamar pekerjaan bagi fresh graduate bisa menjadi pengalaman yang menegangkan, karena mereka belum memiliki banyak pengalaman kerja dan mungkin tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka dalam proses rekrutmen. Namun, dengan persiapan yang tepat, kamu dapat meningkatkan peluangmu untuk diterima dalam pekerjaan yang diinginkan. Berikut ini adalah beberapa tips untuk melamar pekerjaan bagi fresh graduate:

1. Kenali Dirimu Dan Keahlianmu

Mengenali diri dan keahlianmu adalah salah satu hal yang penting saat melamar pekerjaan. Dalam proses melamar pekerjaan, kamu perlu memperlihatkan keunggulan-keunggulan yang dimiliki sehingga dapat menjadi nilai tambah bagi perusahaan.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengenali diri dan keahlianmu saat melamar kerja:

Evaluasi dirimu sendiri: Evaluasi diri sendiri dapat membantumu mengetahui kekuatan dan kelemahanmu. Ini dapat membantumu untuk memahami jenis pekerjaan atau lingkungan kerja yang sesuai dengan kemampuanmu. Pertimbangkan pula minat dan hobi yang kamu miliki.

Buat daftar keahlianmu: Buat daftar keahlianmu, termasuk keahlian yang diperoleh melalui pendidikan, pengalaman kerja, sertifikasi, atau pelatihan. Tuliskan semua keahlianmu dan pertimbangkan mana yang dapat diaplikasikan pada pekerjaan yang kamu lamar.

Temukan kesamaan: Temukan kesamaan antara keahlianmu dengan kualifikasi atau persyaratan yang dibutuhkan pada lowongan pekerjaan yang kamu lamar. Hal ini dapat membantumu menunjukkan bagaimana kamu dapat mengaplikasikan keahlianmu dalam pekerjaan yang kamu lamar.

Jangan merendahkan diri: Jangan merendahkan diri dan meminimalisasi keahlianmu. Selalu fokus pada kekuatanmu dan kembangkan keahlianmu secara terus-menerus.

Jadilah diri sendiri: Ketika mengenali diri dan keahlianmu, jadilah diri sendiri dan jangan mencoba menjadi orang lain. Perlihatkan kemampuanmu dengan cara yang kreatif dan sesuai dengan kepribadianmu.

Dalam proses melamar pekerjaan, mengenali diri dan keahlianmu dapat membantumu memilih jenis pekerjaan yang sesuai dengan kemampuanmu, menunjukkan keunggulanmu pada perusahaan, dan membantumu membangun karier yang sukses.

2. Buat Daftar Perusahaan

Buat daftar perusahaan saat melamar pekerjaan berarti memilih perusahaan yang ingin kamu lamar dan membuat daftar perusahaan tersebut. Dalam daftar perusahaan tersebut, kamu dapat menuliskan beberapa informasi tentang perusahaan yang dapat membantumu dalam proses melamar pekerjaan.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat daftar perusahaan saat melamar kerja:

Tentukan kriteria perusahaan yang kamu inginkan: Sebelum membuat daftar perusahaan, tentukan kriteria perusahaan yang ingin kamu lamar. Misalnya, jenis industri, lokasi, ukuran perusahaan, atau budaya perusahaan yang cocok denganmu.

Lakukan riset: Cari informasi tentang perusahaan-perusahaan yang memenuhi kriteria yang telah kamu tetapkan. Baca profil perusahaan di website resmi, cari tahu tentang visi dan misi perusahaan, dan cari informasi tentang perusahaan tersebut di media sosial atau media online lainnya.

Evaluasi kredibilitas perusahaan: Evaluasi kredibilitas perusahaan dengan mencari informasi tentang track record perusahaan, penghargaan atau sertifikasi yang pernah diterima, atau testimonial dari karyawan atau pelanggan.

Buat daftar perusahaan: Setelah menemukan perusahaan-perusahaan yang ingin kamu lamar, buatlah daftar perusahaan tersebut. Tuliskan nama perusahaan, alamat, nomor telepon, email, dan website resmi perusahaan.

Prioritaskan daftar perusahaan: Prioritaskan daftar perusahaan berdasarkan kriteria dan keinginanmu. Misalnya, pilih perusahaan yang memenuhi kriteria dan budaya perusahaan yang cocok denganmu atau perusahaan yang memberikan kesempatan karier yang baik.

Dalam proses melamar pekerjaan, membuat daftar perusahaan dapat membantumu untuk memilih perusahaan yang sesuai dengan kriteria dan keinginanmu. Hal ini juga dapat membantumu mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam mengirim lamaran kerja dan berinteraksi dengan perusahaan.

3. Kembangkan CV dan Portofolio

Kembangkan CV dan portofolio maksudnya adalah kamu harus mengembangkan resume atau CV dan portofolio yang berkualitas dan dapat memperlihatkan keahlian dan pengalaman kerjamu secara jelas dan kreatif. Resume atau CV dan portofolio yang baik dapat membedakan kamu dari kandidat lain dan memberikan kesan positif pada pihak HR atau perusahaan yang sedang kamu lamar.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengembangkan CV dan portofolio yang berkualitas:

Pilih format yang sesuai: Pilih format yang sesuai untuk CV dan portofoliomu, tergantung pada jenis pekerjaan yang kamu lamar. Misalnya, jika kamu melamar pekerjaan di bidang desain grafis, kamu dapat membuat portofolio online atau buku yang berisi contoh karya-karya terbaikmu.

Fokus pada prestasi: Saat membuat CV dan portofolio, jangan hanya mencantumkan pengalaman kerja dan pendidikanmu, tetapi juga fokus pada prestasi yang kamu capai. Cantumkan proyek atau pengalaman kerja yang menunjukkan kemampuanmu dalam menyelesaikan tugas dengan baik dan mencapai hasil yang memuaskan.

Jangan lupa bahasa Inggris: Jika kamu melamar pekerjaan di perusahaan multinasional atau perusahaan yang memerlukan kemampuan bahasa Inggris, pastikan untuk menyertakan versi CV dan portofolio dalam bahasa Inggris.

Desain yang menarik: Desain yang menarik dapat membantu CV dan portofoliomu menonjol dan meningkatkan kesan positif pada pihak HR atau perusahaan. Gunakan warna, tata letak yang mudah dibaca, dan pastikan bahwa CV dan portofoliomu memiliki penampilan profesional.

Selalu perbarui: Jangan lupa untuk selalu memperbarui CV dan portofoliomu sesuai dengan pengalaman kerja terbaru, sertifikat atau kursus pelatihan yang baru saja kamu ikuti, atau proyek yang telah kamu selesaikan. Ini akan membantu memperlihatkan kemampuanmu dalam berkembang dan meningkatkan kesan profesionalmu.

Dengan mengembangkan CV dan portofolio yang berkualitas, kamu dapat menunjukkan kemampuanmu secara jelas dan profesional. Ini dapat meningkatkan peluangmu untuk diterima di perusahaan yang kamu lamar dan membantu membedakanmu dari pelamar lainnya.

4. Riset Perusahaan

Riset perusahaan saat melamar kerja artinya kamu harus melakukan penelitian tentang perusahaan yang ingin kamu lamar. Hal ini penting karena memungkinkan kamu untuk memahami visi, misi, nilai-nilai, dan budaya perusahaan yang sedang kamu lamar. Dengan melakukan riset yang cukup, kamu dapat menunjukkan bahwa kamu memiliki minat dan dedikasi untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Berikut beberapa hal yang perlu kamu lakukan saat melakukan riset perusahaan saat melamar kerja:

Kunjungi website perusahaan: Buka website perusahaan dan cari informasi tentang sejarah, visi, misi, dan produk atau layanan yang mereka tawarkan. Baca juga tentang penghargaan atau pencapaian perusahaan yang terbaru.

Periksa media sosial perusahaan: Cek akun media sosial perusahaan untuk memahami kultur dan cara mereka berinteraksi dengan karyawan dan pelanggan mereka. Kamu juga dapat melihat postingan terbaru dan pengumuman dari perusahaan tersebut.

Baca artikel dan berita tentang perusahaan: Cari artikel atau berita tentang perusahaan di media online untuk mendapatkan informasi terbaru. Perhatikan peristiwa atau pengumuman terbaru yang berhubungan dengan perusahaan.

Temukan informasi dari karyawan: Cari tahu apakah kamu memiliki teman atau kenalan yang bekerja di perusahaan tersebut dan tanyakan pengalaman mereka bekerja di perusahaan tersebut. Jika tidak ada, kamu bisa mencari informasi dari website seperti Glassdoor atau LinkedIn.

Dengan melakukan riset perusahaan, kamu dapat menunjukkan kepada pihak HR atau pewawancara bahwa kamu memiliki ketertarikan dan pengetahuan tentang perusahaan. Ini dapat membedakan kamu dari pelamar lain dan menunjukkan bahwa kamu memenuhi persyaratan yang diinginkan oleh perusahaan. Selain itu, kamu juga akan memiliki pemahaman yang lebih baik tentang budaya kerja dan harapan perusahaan, sehingga kamu dapat menentukan apakah perusahaan tersebut sesuai dengan nilai dan tujuan karirmu.

5. Berlatih Wawancara

Persiapan wawancara kerja adalah kunci sukses dalam melamar pekerjaan. Persiapkan jawaban atas pertanyaan umum dalam wawancara kerja seperti tentang diri sendiri, pengalaman kerja, keahlian, dan alasan ingin bergabung dengan perusahaan.

6. Jaga Penampilan

Jaga penampilan saat melamar kerja artinya kamu harus memperhatikan penampilan fisikmu ketika menghadiri wawancara kerja atau acara karir lainnya. Penampilan yang baik akan memberikan kesan positif dan meningkatkan keyakinan orang yang akan merekrutmu.

Berikut beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menjaga penampilan saat melamar kerja:

Pakaian: Kenakan pakaian yang rapi dan sesuai dengan kesempatan yang kamu hadiri. Pastikan baju yang kamu kenakan bersih dan disetrika dengan baik. Pilih warna netral seperti putih, hitam, atau abu-abu untuk menghindari warna yang terlalu mencolok.

Rambut: Pastikan rambutmu bersih dan rapi. Jika kamu memiliki rambut panjang, ikat rambutmu agar tidak mengganggu saat berbicara dengan pewawancara. Hindari model rambut yang terlalu ekstrem dan menarik perhatian.

Aksesoris: Jangan terlalu banyak menggunakan aksesoris atau perhiasan saat melamar kerja. Jika kamu ingin menggunakan perhiasan, pilih yang simpel dan tidak mencolok.

Make-up: Jika kamu menggunakan make-up, pastikan make-upmu ringan dan tidak berlebihan. Hindari menggunakan make-up dengan warna yang terlalu mencolok

Kesehatan: Pastikan kamu dalam keadaan sehat dan segar saat menghadiri acara karir atau wawancara kerja. Jangan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol sebelum acara dimulai.

Dengan menjaga penampilan saat melamar kerja, kamu akan memberikan kesan positif dan meningkatkan kepercayaan diri saat menghadapi pewawancara. Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan citramu di mata orang lain dan memberikan kesempatan untuk menarik perhatian perusahaan atau individu yang akan merekrutmu.

7. Buat Jaringan

Buat jaringan saat melamar kerja adalah salah satu tips penting bagi fresh graduate. Jaringan yang luas dapat membantumu memperoleh informasi terbaru tentang lowongan pekerjaan dan memperluas peluangmu untuk diterima di perusahaan atau institusi yang kamu inginkan. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

A. Mulailah dengan jaringan yang sudah ada

Jaringanmu bisa dimulai dari teman, keluarga, atau dosen di kampus. Tanyakan kepada mereka apakah mereka memiliki informasi tentang lowongan pekerjaan yang sesuai dengan minatmu. Mereka mungkin memiliki kenalan atau teman yang bekerja di perusahaan yang kamu inginkan.

B, Gunakan media sosial

Media sosial seperti LinkedIn dan Twitter dapat menjadi sarana untuk membangun jaringan profesional. Buat profilmu semenarik mungkin dan mulai berinteraksi dengan orang-orang di bidangmu. Kamu juga bisa mengikuti grup atau komunitas di media sosial yang berkaitan dengan bidangmu.

C. Ikuti acara-acara karir

Acara karir seperti job fair atau seminar bisa menjadi kesempatan untuk memperluas jaringanmu. Kamu bisa bertemu dengan perekrut dari perusahaan yang kamu inginkan atau berinteraksi dengan orang-orang di bidangmu.

D. Bergabung dengan organisasi atau klub

Bergabung dengan organisasi atau klub di kampus atau di luar kampus dapat membantumu memperluas jaringan. Kamu bisa bertemu dengan orang-orang dengan minat yang sama dan berbagi pengalaman serta informasi tentang karir.

E. Gunakan kesempatan magang

Magang dapat menjadi kesempatan untuk memperluas jaringanmu. Kamu bisa bertemu dengan orang-orang di perusahaan yang kamu magangi dan memperoleh pengalaman yang berguna untuk karir di masa depan.

F. Ajukan pertanyaan yang tepat

Ketika bertemu dengan orang-orang dalam jaringanmu, ajukan pertanyaan yang tepat. Tanyakan tentang pengalaman mereka di bidangmu atau tentang perusahaan yang mereka bekerja. Hal ini dapat membantumu memperoleh informasi yang berguna tentang karirmu di masa depan.

G. Jangan hanya meminta bantuan

Ketika membangun jaringan, jangan hanya meminta bantuan. Berikan juga kontribusimu dengan membantu orang lain atau berbagi informasi yang berguna.

H. Pertahankan hubungan yang sudah dibangun

Setelah mendapatkan jaringan, pertahankan hubunganmu dengan cara tetap berinteraksi dan memberikan kontribusimu. Hal ini dapat membantumu memperkuat jaringanmu dan memperluas peluang karirmu di masa depan.

I. Berikan kesan yang baik

Ingatlah untuk selalu memberikan kesan yang baik kepada orang-orang di jaringanmu. Hal ini dapat membantumu membangun reputasi yang baik dan meningkatkan peluangmu untuk diterima di perusahaan atau institusi yang kamu inginkan.

J. Selalu bersikap profesional

Selalu bersikap profesional sangat penting dalam membangun jaringan karir yang baik. Dalam berinteraksi dengan orang-orang di jaringanmu, pastikan untuk selalu menghargai mereka dengan cara yang pantas. Hindari mengirim pesan yang tidak pantas atau bertingkah tidak sopan di media sosial atau dalam acara-acara karir. Jaga etika profesionalmu dan ingat bahwa setiap tindakanmu akan mempengaruhi citramu di mata orang lain. Dengan bersikap profesional, kamu akan meningkatkan reputasi dan integritasmu sebagai individu yang dapat diandalkan dan profesional. Hal ini dapat membantumu memperoleh dukungan dan rekomendasi dari orang-orang di jaringanmu di masa depan.

8. Perbanyak Pengalaman

Perbanyak pengalaman kerja merupakan salah satu tips penting bagi fresh graduate dalam melamar pekerjaan. Pengalaman kerja dapat menjadi nilai tambah dalam CV, membantu memperluas jaringan, dan mempersiapkan diri untuk karir di masa depan. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

Setelah lulus kuliah, pengalaman kerja mungkin masih terbatas atau bahkan tidak ada. Namun, hal ini tidak boleh menjadi halangan untuk mencari pengalaman kerja. Kamu bisa memulai dari pengalaman kerja part-time atau magang di perusahaan yang relevan dengan bidangmu. Meskipun gaji yang diterima mungkin tidak sebesar gaji karyawan tetap, pengalaman yang diperoleh bisa menjadi investasi bagi masa depan.

Dalam mencari pengalaman kerja, penting untuk memilih pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahlianmu. Hal ini akan membuatmu lebih mudah menyesuaikan diri dan melakukan pekerjaan dengan lebih baik. Selain itu, kamu juga bisa memilih pekerjaan yang memungkinkanmu untuk belajar lebih banyak, misalnya melalui program mentoring atau pelatihan.

Pengalaman kerja juga dapat diperoleh melalui kegiatan relawan atau organisasi di luar pekerjaan. Bekerja sebagai relawan dapat memberikanmu pengalaman yang berbeda dari pekerjaan biasa. Kamu bisa memilih organisasi yang sesuai dengan minatmu, misalnya organisasi yang bergerak di bidang sosial atau lingkungan.

Selain itu, perbanyak pengalaman kerja juga dapat dilakukan melalui proyek-proyek atau kegiatan di luar pekerjaan utama. Kamu bisa mencoba mengikuti kompetisi, mengembangkan produk atau jasa, atau mengikuti pelatihan atau sertifikasi yang sesuai dengan bidangmu. Hal ini dapat menunjukkan kemampuanmu dan ketertarikanmu dalam bidang tertentu kepada perekrut.

Dalam mengumpulkan pengalaman kerja, penting untuk memperhatikan kualitas dan kuantitas pengalaman. Lebih baik memiliki beberapa pengalaman kerja yang berkualitas daripada banyak pengalaman kerja yang kurang bermutu. Pastikan pengalaman kerja yang kamu miliki dapat menjadi nilai tambah bagi dirimu dan memperkuat posisimu saat melamar pekerjaan di masa depan.

Perbanyak pengalaman kerja juga dapat membantumu memperluas jaringan. Jaringan yang luas dapat membantumu mendapatkan informasi terbaru tentang lowongan pekerjaan atau bahkan membantumu direkomendasikan ke perusahaan yang kamu inginkan.

Dalam melakukan pekerjaan, selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik dan berusaha untuk belajar dan berkembang. Hal ini dapat membantumu menunjukkan kemampuanmu dan meningkatkan peluangmu untuk diterima di perusahaan atau institusi yang kamu inginkan.

9. Kirimkan Surat Lamaran Dengan Benar

Pastikan untuk mengirimkan surat lamaran dengan benar. Cantumkan alamat perusahaan, nama orang yang dituju, serta posisi yang kamu lamar. Gunakan bahasa yang sopan dan jangan lupa untuk melampirkan CV dan portfolio.

10. Buat Profil LinkedIn

Profil LinkedIn dapat membantumu memperluas jaringanmu dan menarik perhatian perekrut. Pastikan profil LinkedInmu up-to-date, lengkap, dan menarik. Tambahkan keahlian dan pengalamanmu, serta sertifikat yang kamu miliki

11. Lakukan riset gaji

Sebelum kamu melamar pekerjaan, lakukan riset tentang gaji yang sesuai dengan posisi dan pengalamanmu. Kamu bisa mencari informasi tentang gaji melalui website atau aplikasi yang menyediakan informasi gaji di perusahaan-perusahaan tertentu atau melalui pengalaman orang-orang yang sudah bekerja di bidang tersebut. Dengan mengetahui gaji yang sesuai, kamu dapat menentukan nilai diri dan mempersiapkan dirimu untuk negosiasi gaji di masa depan.

12. Cari lowongan pekerjaan di berbagai platform

Jangan hanya mencari lowongan pekerjaan di satu platform saja. Cari di berbagai platform seperti job portal, LinkedIn, atau website perusahaan. Kamu bisa mengikuti akun media sosial perusahaan yang kamu minati, karena terkadang mereka memposting lowongan pekerjaan di media sosial mereka.

13. Manfaatkan Kesempatan Magang atau Relawan

Magang atau relawan dapat memberikanmu pengalaman dan peluang untuk mengembangkan keahlianmu. Kamu juga dapat membangun jaringan yang dapat membantumu dalam mencari pekerjaan di masa depan. Selain itu, pengalaman magang atau relawan dapat menjadi nilai tambah di CV dan membuatmu lebih menarik bagi perekrut.

14. Bersiaplah Untuk Tes dan Asesmen

Banyak perusahaan yang melakukan tes dan asesmen sebagai bagian dari proses rekrutmen. Tes dan asesmen ini dapat berupa tes tulis, psikotes, atau wawancara dengan pewawancara yang berbeda-beda. Persiapkan dirimu dengan membaca buku tentang tes psikotes atau berlatih dengan contoh soal dari internet. Jangan lupa untuk memperhatikan etika dan perilaku yang baik saat melakukan tes dan wawancara.

15. Jangan takut untuk mengirimkan lamaran

Banyak fresh graduate yang sering merasa kurang percaya diri dan takut untuk mengirimkan lamaran kerja, terutama jika mereka merasa belum memenuhi semua kualifikasi yang diinginkan. Namun, jangan biarkan ketakutanmu menghalangi kesempatanmu untuk mencoba. Jika kamu memenuhi sebagian besar kualifikasi dan merasa yakin bisa belajar dan berkembang di pekerjaan tersebut, jangan ragu untuk mengirimkan lamaranmu. Terkadang, perekrut dapat melihat potensi dalam dirimu meskipun kamu tidak memiliki semua kualifikasi yang mereka inginkan. Jangan biarkan ketakutan menghambat langkahmu dalam mencari pekerjaan yang kamu inginkan.

16. Jangan Menyerah

Salah satu hal yang sangat penting adalah jangan menyerah dalam mencari pekerjaan, terutama jika kamu belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minatmu. Dalam mencari pekerjaan, kamu mungkin akan mengalami beberapa kali penolakan, namun jangan biarkan hal tersebut membuatmu merasa putus asa. Teruslah mencari dan berusaha, carilah feedback dari perusahaan yang telah menolakmu, dan perbaiki kekuranganmu. Pastikan juga untuk terus memperbarui CV dan portfolio, serta jangan ragu untuk mengikuti pelatihan atau kursus yang dapat meningkatkan kualifikasi dan keahlianmu. Ingatlah bahwa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minatmu memerlukan waktu dan usaha, jadi jangan menyerah dan teruslah berjuang!

Semoga bermanfaat ~

(H/S)

Posting Komentar untuk "16 Tips Melamar Kerja Bagi Fresh Graduate, Wajib dicoba!"